banner 728x250

SMAN 2 Buay Bahuga Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan, Bersihkan 18 Masjid Sekaligus

SMAN 2 Buay Bahuga Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan, Bersihkan 18 Masjid Sekaligus

Way Kanan – Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh SMAN 2 Buay Bahuga, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan. Melalui kegiatan bhakti sosial, sekolah tersebut melaksanakan aksi bersih-bersih di 18 masjid yang tersebar di wilayah Kecamatan Buay Bahuga.

 

Mataelang.i-news.site.

 

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa-siswi hingga dewan guru. Selain menjaga kebersihan rumah ibadah, bhakti sosial ini juga menjadi sarana pembinaan karakter, penanaman nilai keimanan, serta penguatan rasa kebersamaan antara pelajar dan masyarakat.

Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Lampung Media Globalindo, Darwin, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh SMAN 2 Buay Bahuga.

“Ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih masjid, tetapi sebuah langkah nyata dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, peduli, dan memiliki kepekaan sosial. Apa yang dilakukan SMAN 2 Buay Bahuga patut menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain, bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan nilai kemanusiaan,” tegas Darwin.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki dampak positif yang besar, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Buay Bahuga, Apriyani, menjelaskan bahwa bhakti sosial tersebut merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan sekolah selama bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memupuk iman dan menumbuhkan kesadaran siswa agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus memahami betapa agung dan mulianya bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para siswa dapat mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

 

(Heriyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *